Tampilkan postingan dengan label Dunia Tumbuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Tumbuhan. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Februari 2014

10 Rekor Buah dan Sayur yang paling Besar Sepanjang Masa


Mungkin anda pernah memakan buah atau sayuran yang ukuranya gede, panjang atau berat. Di pasar tradisionalpun sayuran sekarang banyak yang berukuran super alias gede. Tapi pernahkah anda memakan buah dan sayuran dengan ukuran seperti berikut 10 Rekor Buah dan Sayur yang paling Terbesar di Dunia dikutip berbagai sumber:

1. Ketela terbesar di dunia (24,9 Lbs atau 11,2 Kg)

Ketela terbesar di dunia (24,9 Lbs atau 11,2 Kg)

Petani Lebanon Semhat Khalil, dari selatan kota Tyre, hampir tidak percaya ketika panen di kebun ketela miliknya dan menemukan salah satu hasil panennya adalah ketela raksasa ini dengan berat 11,3kg (24,9pounds).


2. Buah Sumsum terbesar di dunia (113 Lbs atau 65 Kg)

 Buah Sumsum terbesar di dunia (113 Lbs atau 65 Kg)

Dikembang biakkan oleh Ken dade di Norfolk, beratnya mencapai 65kg. Sayur ini butuh dua orang untuk mengangkatnya. Ini memecahkan rekor sebelumnya yang hanya 3kg.


3. Kubis terbesar di dunia (76 Lbs atau 34,4 Kg)

Kubis terbesar di dunia (76 Lbs atau 34,4 Kg)

John Evans, seorang desainer mekanik yang tinggal 40 mil di utara Anchorage di Palmer, Alaska, memegang tujuh rekor dunia untuk sayuran raksasa. Salah satunya adalah kubis ini, memiliki bobot yang lebih dari 34kg membuat sayur ini mencetak rekor tahun 1998.


4. Semangka terbesar di dunia (268,8 Lbs atau 122 Kg)

Semangka terbesar di dunia (268,8 Lbs atau 122 Kg)

Memiliki bobot 122kg membuat buah ini menjadi semangka terbesar di dunia. Semangka ini tumbuh di ladang milik Lloyd, keluarganya mempunyai sejarah yang panjang dengan semangka mereka. Pernah memecahkan rekor dunia pada tahun 1979 dengan semangka seberat 200kg.


5. Wortel terberat di dunia (18,9 Lbs atau 8,5 Kg)

Wortel terberat di dunia (18,9 Lbs atau 8,5 Kg)

Ditanam oleh John Evans pada tahun 1998, dengan berat 8,61kg ini adalah wortel terberat yang pernah ada.


6. Labu paling besar di dunia (1689 Lbs atau 766 Kg)


Labu paling besar di dunia (1689 Lbs atau 766 Kg)

Tumbuh di Rhode Island, terbesar di dunia adalah labu yang ditampilkan di Topsfield dari Massachusetts pada 2007, beratnya 766kg.


7. Mentimun terbesar (36,1 atau 0,9 MTs)


Mentimun terbesar (36,1 atau 0,9 MTs)

Dengan panjang 36,1in, mentimun ini memecahkan rekornya sendiri sebelumnya yang 35,1in di Bath, barat daya Inggris.


8. Bunga kol terbesar di dunia (31,25 Lbs atau 14,1 Kg)


Bunga kol terbesar di dunia (31,25 Lbs atau 14,1 Kg)

Ditanam oleh Evans, bunga kol terbesar di dunia dengan berat 14,1kg pada tahun 1997.


9. Brokoli terbesar di dunia (35 Lbs atau 15,8 Kg)

Brokoli terbesar di dunia (35 Lbs atau 15,8 Kg)

Juga ditanam oleh Evans, pada tahun 1993 brokoli ini memecahkan rekor dunia dengan berat 15,8kg.
writen by; jaller abiad


10. Nangka terberat di dunia (76 Lbs atau 34,4 Kg)

Nangka terberat di dunia (76 Lbs atau 34,4 Kg)

Buah manis ini beratnya 34,6kg, dengan ukuran mencapai panjang 57,46cm dan keliling 121,28cm pada 8 Agustus 2003. Dikembangkan oleh George dan Margaret Schattauer dari Captain Cook, Hawaii, USA.

Kamis, 13 Februari 2014

Sebuah Pemahaman Tentang Kemenyan dan Dupa, Dulu dan Kini

Kemenyan disebut juga Frankincense, Olibanum, Salai guggal, atau Boswellia serrata tentu sudah tidak asing lagi bagi kita, terutama para penghayat kebudayaan lokal. Sebuah benda berbentuk kristal keruh berwarna coklat maupun putih yang biasa di bakar mengiringi ritual ritual baik personal ataupun umum. 



Banyak sekali pertanyaan maupun anggapan bahwa kemenyan adalah sebuah benda yang sangat terkait dengan mistik, digunakan untuk memberi makan demit, untuk campuran rokok lintingan, maupun pewangi ruangan. 

Benarkah fungsi dari kemenyan hanya sebatas itu? mari kita kupas lebih dalam tentang kemenyan ini, baik dari sumber sumber luar maupun dari hasil pengalaman para sesepuh sesepuh semua.

=============================
Bila anda mengenal Teratai yg daun dan bunganya tidak kotor walaupun tumbuh dikolam lumpur. Pohon Kemenyan dikenal karna dapat hidup dilingkungan yg tak masuk akal. Kemenyan dapat tumbuh/hidup diatas batu padat & angin kencang. Karna kondisi tumbuh yg berupa padang pasir dgn angin kencang, kemenyan juga memiliki akar membesar utk daya cengkramnya bila badai angin tiba. Kalau tanaman biasa tidak kering ya udah terbang dihembus angin. Tanaman lain tidak memiliki keunggulan kemampuan ini. Dan dari getah yg dihasilkan pohon kemenyan ini memiliki wangin yg tiada tandingannya.


Pohon Kemenyan (Styrax benzoin) dapat tumbuh di lingkungan yang keras. Kemenyan tumbuh di daerah yang sangat kering dan sangat cocok untuk tanah kapur tinggi dan rendah nutrisi. Bahkan di atas batu pun tanaman ini bisa tumbuh. Sebagai contoh, di Somalia, tanaman ini tidak tumbuh di atas tanah di atas tapi di atas batu marmer. Pohon kemenyan beradaptasi dengan lingkungan keras dengan cara menggugurkan daunnya. 

Sebagaimana diketahui, Kemenyan dimanfaatkan getahnya. Cara menyadap getah Kemenyan mirip dengan menyadap getah pohon karet atau getah pohon pinus. Getah dihasilkan dari pemotongan pada kulit pohon. Getah mengeras dikumpulkan dan digunakan sebagai kemenyan dan mur. 

Hasil sadapan kemenyan ini diperdagangkan sejak ribuan tahun lalu, bahkan bukti arkelogis menunjukkan dalam makam Tutankhamun raja Mesir kuno yang meninggal pada 1323 SM juga ditemukan kemenyan. Perdagangan kemenyan terbesar terjadi di kawasan Arab. Ketika itu, nilai jual Kemenyan menyamai emas. Di Indonesia, penghasil pohon kemenyan terbesar adalah di Sumatera Utara. 

Kemenyan dimanfaatkan untuk bumbu rokok dan aroma terapi. Kemenyan juga banyak digunakan dalam ritual keagamaan dan pengobatan.

Kemenyan dalam Pengobatan

Pohon kemenyan atau pohon Boswellia, ditemukan terutama di India. Pohon Boswellia adalah pohon balsamic yang mengeluarkan oleoresins aromatik yang dikumpulkan dari luka kulitnya pohon, saat kering menjadi permen karet. Dalam teks-teks kuno medis Ayurvedic dari India, eksudat bergetah dari Boswellia dikelompokkan dengan resin karet lainnya dan secara keseluruhan disebut GUGUL.

Permen karet-resin dilaporkan untuk memiliki, obat penenang dan aktivitas analgesik. Bila seluruh lemaknya dihilangkan ekstrak eksudat permen karet (oleo-gum-resin) ditemukan memiliki aktivitas anti-inflamasi dan anti-rematik ditandai terhadap arthritis ajuvan pada hewan percobaan dan bebas dari racun atau efek samping lainnya. Hal ini juga ditunjukkan untuk memiliki ditandai menurunkan kolesterol dan trigliserida aktivitas. Uji klinis pada pasien rematik telah menunjukkan hasil yang menjanjikan. asam Boswellic terisolasi dari getah menghambat, dalam konsentrasi dengan cara bergantung, pembentukan produk 5-lipoxygenase dengan IC50 1,5? M. studi toksisitas kronis di monyet sehat mengungkapkan bahwa obat itu 
tidak memiliki bio-kimia, dan lain toksisitas hematologi.


permen karet ini dikreditkan dengan zat, stimulan, ekspektoran, diuretik, yg mengeluarkan keringat, antipuretic, emmenagogue obat perut, ecbolic dan sifat antiseptik. Hal ini dilaporkan berguna dalam borok, tumor, gondok, payudara cystic, diare, disentri, tumpukan, asma, bronkitis, laringitis kronis, penyakit kuning, sifilis dan penyakit kulit. Hal ini digunakan dalam penyusunan sebuah salep untuk luka dan digunakan dengan mentega di sifilis. Permen karet-resin adalah zat, anti-menurunkan suhu badan, antidysentry, ekspektoran, diaphosetic, diuretik, obat perut, emmenagogue. Hal ini berguna dalam demam, diaphoresis, kejang, disentri, urethrorrhea, orchiopathy, bronkitis, asma, batuk, stomatitis, penyakit sifilis, radang tenggorokan kronis, penyakit kuning dan arthritis.

Boswellic asam adalah agen-agen anti-inflamasi dan anti-rematik yang efektif, baik untuk osteoarthritis dan rheumatoid arthritis, rematik jaringan lunak, dan nyeri pinggang. Mereka juga membantu mengendalikan berlebihan lipid darah tinggi dan atherosclerosis, dan melindungi hati terhadap endotoksin bakteri-galactosamine. Bagian non-asam dari permen karet itu telah sakit-relieving dan kualitas obat penenang, dan dalam dosis tinggi dapat menurunkan tekanan darah, dan mengurangi denyut jantung pada anjing, melainkan peningkatan dalam katak. Manfaat yang diamati Boswellia termasuk pengurangan mobilitas sendi bengkak, meningkat, steroid hemat tindakan (kurang steroid dibutuhkan dalam kombinasi perlakuan), kekakuan pagi kurang, kekuatan cengkeraman ditingkatkan, dan peningkatan umum dalam kualitas hidup, baik untuk osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.

- Pachnanda et al., Ind J. Pharmacol., 1981; 13: 63.
- The Wealth Asia, PID, CSIR, 1996, New Delhi.

=============
demikian sekilas ulasan penelitian tentang kemenyan dari sumber luar, bagi para kawan kawan semua pemakai kemenyan yang memiliki tambahan bacaan/pengalaman mohon sudi kiranya untuk berbagi disini

akhir kata, 

hidup menyan!\/

=============
UPDATE
=============
Memang sebenarnya orang terlanjur memahami kemenyan = frankincense. 
Terjemahan yg agak salah kaprah... Karena sesungguhnya: 
* KEMENYAN adalah tanaman khas Indonesia
* FRANKINCENSE (nama lain: Olibanum) adalah tanaman khas Timur Tengah


Namun kebetulan keduanya memiliki kemiripan.. Keduanya berasal dari getah pohon dan cara menggunakannya sungguh sama.. Sebagai bahan pewangi. Aku sendiri sudah mencari 'info ilmiah' tentang KEMENYAN Indonesia. Tapi sayangnya sedikiiiiiit sekali ulasan ilmiah tentang kemenyan ini. 

Di beberapa Kamus online juga aku temukan, KEMENYAN diterjemahkan sebagai FRANKINCENSE -- dan sebaliknya. Padahal kedua benda tersebut agak berbeda. Mungkin analoginya seperti PISANG. Kita tau banyak sekali jenis PISANG, tapi kita bisa membedakan rasanya. 

Kemenyan
Nama Ilmiah: Styrax benzoin

Nama Daerah
Medan: Kemenyan
Jawa: Kemenyan
Makasar: Kamanyang

Botani
Sinonim: Laurus benzoin Houtt, Benzoin officinalis Hayne, Lithocarpus benzoicus Bl, Styrax tonkinensis (Pierre) ex Hartwich

Klasifikasi
Divisi: Spermatophyta
Sub divisi: Angiospermae
Kelas: Dicotyledoneae
Bangsa: Ebenales
Suku: Styracaceae
Marga: Styrax
Jenis: Styrax benzoin Dryand.

Ciri-ciri 
Habitat: Pohon kemenyan tingginya mencapai 18 m, dengan diameter 35 cm,mengandung getah yang berbau harum. Jenis ini dapat tumbuh di hutan teduh dan hutan basah, pada ketinggian 200-1400 m dpl. Penyebarannya meliputi Sumatera dan Jawa

Pohon Kemenyan (Styrax benzoin) dapat tumbuh di lingkungan yang keras. Kemenyan tumbuh di daerah yang sangat kering dan sangat cocok untuk tanah kapur tinggi dan rendah nutrisi. Bahkan di atas batu pun tanaman ini bisa tumbuh. Sebagai contoh, di Somalia, tanaman ini tidak tumbuh di atas tanah di atas tapi di atas batu marmer. Pohon kemenyan beradaptasi dengan lingkungan keras dengan cara menggugurkan daunnya
Sebagaimana diketahui, Kemenyan dimanfaatkan getahnya. Cara menyadap getah Kemenyan mirip dengan menyadap getah pohon karet atau getah pohon pinus. Getah dihasilkan dari pemotongan pada kulit pohon. Getah mengeras dikumpulkan dan digunakan sebagai kemenyan dan mur. 

Batang: Tegak, bulat, berkayu, halus, percabangan simpodial, coklat muda.

Daun: Tunggal, lonjong, berseling, tersebar, panjang 4-8 cm, lebar 2-5 cm, tepi rata, ujung meruncing, pangkal runcing, pertulangan menyirip, hijau, tangkai bulat, panjang 0,5-1,5 cm, hijau pucat.

Bunga: Majemuk, lonjong, di ketiak daun dan ujung batang, tangkai bulat, hijau, kelopak bentuk mangkok, berbulu, hijau, benang sari putih, putik silindris, putih, mahkota bertaju lima, bentuk lonceng, putih.

Buah: Lonjong, masih muda hijau setelah tua coklat.
Biji: Bulat, diameter ± 1,2 cm, coklat.
Akar: Tunggang, coklat muda.

Kandungan Kimia
Daun, kulit batang dan akar kemenyan mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Khasiat
Kulit batang kemenyan berkhasiat sebagai obat penenang.
Untuk obat penenang dipakai + 3 gram kulit batang kemenyan, dicuci lalu ditumbuk halus, diseduh dengan 1 gelas air matang panas, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.

Kandungan Kimia Getah:
Kemenyan mengandung olibanol, materi resin, dan terpenes

Khasiat:
Kini para ilmuwan telah mengamati bahwa ada kandungan dalam kemenyan yang menghentikan penyebaran kanker. Memang belum diketahui secara pasti kemungkinan kemenyan sebagai antikanker.

Namun dulu pada abad kesepuluh, Ibnu Sina, ahli pengobatan Arab, merekomendasikan kemenyan sebagai obat untuk tumor, bisul, muntah, disentri dan demam.

Dalam pengobatan tradisional Cina, kemenyan digunakan untuk mengobati masalah kulit dan pencernaan. Sedangkan di India, kemenyan digunakan untuk mengobati arthritis. Khasiat kemenyan sebagai obat arthritis tersebut mendapat dukungan dari penelitian laboratorium di Amerika Serikat.